Ada banyak jenis payung saat ini, namun punya sebuah sejarah, seperti dalam bahasa Inggris, payung disebut dengan umbrella yang berasal dari bahasa Latin umbra dan memiliki arti “bayangan” atau “teduh”. Sedangkan dalam bahasa Perancis, payung disebut dengan parapluie. Kata pluie memiliki arti “hujan” serta kata para diasumsikan berasal dari bahasa Latin dan dari kata parare yang berarti “untuk melindungi”.
Kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), payung merupakan alat untuk melindungi diri agar tidak tersengat panas matahari atau terkena hujan.
Lagi cari vendor untuk payung custom? Kunjungi Hello Swag aja!
Meskipun tampaknya payung ini adalah benda yang biasa saja, tetapi payung sebenarnya telah melalui perjalanan panjang dalam sejarah dan terus berkembang hingga menjadi bentuk yang kita tahu saat ini. Maka dari itu, dalam artikel ini kita akan membahas tentang sejarah payung dan jenis payung yang ada.
Sejarah Payung
Kalau kita lihat di History Cooperative, payung ternyata sudah ada sekitar 5.000 tahun lalu di peradaban Mesopotamia, atau Irak. Saat itu, payung dipakai untuk pelindung dari terik matahari dan dibuat dari daun palem atau papirus berdaun lebar dan jadi simbol status sosial kebangsawanan di Mesopotamia dan Mesir Kuno.
Seiring waktu, fungsi payung berkembang jadi pelindung dari hujan. Sekitar 3.500 tahun SM, orang-orang Tiongkok melapisi payung kertas dengan lilin agar tahan air. Tapi saat itu payung masih tetap jadi simbol pangkat, kekayaan, dan kekuasaan, semakin besar ukurannya, semakin tinggi status pemiliknya.
Payung mulai datang ke eropa di abad ke-16 M, khususnya di wilayah utara yang bercurah hujan tinggi. Awalnya payung cuma dianggap aksesori feminin, sampai orang bernama Jonas Hanway mempopulerkannya di kalangan pria Inggris.
Buat produksi massalnya sendiri itu dimulai abad ke-19, ditandai dengan toko payung pertama di London tahun 1830. Inovasi pun terus berlanjut sampai ke rangka besi, payung lipat, hingga payung custom.
Fungsi Payung
Seperti yang kita ketahui, payung berfungsi untuk melindungi diri dari hujan dan terik matahari. Namun, sebenarnya payung juga memiliki berbagai fungsi lain yang mungkin belum banyak diketahui, yaitu sebagai berikut.
- Sebagai aksesoris yang menarik.
- Menangkal sinar ultraviolet.
- Sebagai media promosi.
- Sebagai alat peneduh di luar ruangan.
- Sebagai alat bantu pengatur cahaya dalam fotografi atau film.
- Bagian dari properti atau dekorasi.
Jenis-Jenis Payung
Setelah mengetahui beberapa fungsinya, kini saatnya kita untuk mengenal apa saja jenis payung yang ada di pasaran. Di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Payung Standar
Payung standar merupakan salah satu jenis payung yang sering dijumpai dan dipakai banyak orang. Biasanya payung ini memiliki gagang yang panjang dan lengkungan di bagian bawah.
Lengkungan itu akan menjadi ciri khas dan juga berfungsi sebagai genggaman yang memudahkan pengguna untuk memegang payung dengan nyaman.


2. Payung Lipat
Ada juga payung lipat. Berbeda dengan payung standar yang biasanya berukuran besar, payung lipat memiliki ukuran yang lebih kecil.
Dengan ukurannya yang kompak, payung ini dapat dilipat dan mudah untuk disimpan atau dibawa ke mana saja. Terus, desainnya juga ringkas dan praktis, jadi tidak mengganggu mobilitas penggunanya.


3. Payung Reversible (Terbalik)


Payung reversible atau yang lebih dikenal dengan payung terbalik adalaj salah satu jenis payung yang unik. Payung ini memiliki pegangan yang dirancang khusus agar bisa dibuka dan ditutup ke dalam maupun ke luar.
Dengan mekanisme tersebut, bagian dalam yang basah akan tertutup di bagian luar sehingga air hujan tidak akan menetes saat payung dilipat.
4. Payung Anti-UV


Payung anti-UV, sesuai dengan namanya, jenis payung ini dibuat khusus untuk melindungi pengguna dari paparan sinar ultraviolet (UV). Jenis payung ini juga terbuat dari kain polyester atau nylon berkualitas tinggi yang dilapisi dengan titanium dioxide dan zinc oxide.
Ditambah lagi, bagian dalam jenis payung anti-UV biasanya berwarna gelap sehingga sinar matahari dapat diserap dan tidak mengenai wajah secara langsung. Oleh karena itu, payung ini sangat cocok untuk digunakan pada saat cuaca sedang ekstrem sehingga dapat memberikan perlindungan ekstra dari panas matahari.
5. Payung Golf


Payung golf, seperti namanya, jenis payung ini didesain khusus untuk para pemain golf sehingga memiliki ukuran yang cukup besar, yaitu memiliki diameter sekitar 125 cm hingga 135 cm.
Meskipun ukurannya besar, jenis payung ini dirancang agar dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam tas pemain golf. Hal ini terlihat dari pegangannya yang lurus bukan melengkung seperti payung standar.
Dengan bentuk pegangannya tersebut, payung ini lebih praktis untuk dibawa dan tidak memakan banyak tempat.
6. Payung Transparan
Payung transparan adalah jenis payung yang terbuat dari material plastik transparan atau PVC yang kuat dan tahan air. Selain efektif melindungi dari hujan, payung ini juga dapat menambah kesan stylish dan clean pada tampilan. Ini disebabkan karena desainnya yang minimalis.


7. Payung Doorman


Payung doorman memiliki ukuran yang besar dengan diameter yang cukup lebar. Dengan ukurannya tersebut, payung ini dapat menampung beberapa orang di bawahnya.
Biasanya, payung ini digunakan oleh para doorman, petugas keamanan, pelayan hotel, atau petugas di gedung besar lainnya untuk menyambut tamu atau pelanggan.
8. Payung Case


Payung case merupakan salah satu jenis payung lipat yang dilengkapi dengan wadah berupa case kecil untuk memudahkan penyimpanan setelah digunakan.
Selain itu, case-nya juga memberikan perlindungan lebih agar payung tidak cepat rusak dan tetap rapi. Desainnya yang kompak membuat payung ini mudah untuk dibawa ke mana saja.
9. Payung Otomatis


Payung otomatis adalah jenis payung yang dirancang dapat membuka atau menutup secara otomatis dengan menekan tombol pada pegangan.
Jenis payung ini sangat memudahkan pengguna untuk menggunakannya ketika cuaca berubah secara mendadak. Desainnya yang modern ini membuat payung menjadi lebih efisien saat digunakan.
10. Payung Kertas
Payung kertas merupakan jenis payung dari rangka bambu atau kayu dengan penutup kertas minyak atau kertas berlapis lilin, jadi kuat dan tahan air.
Payung ini berasal dari Tiongkok kuno dan awalnya digunakan sebagai simbol status sosial dan perlindungan dari matahari serta hujan ringan.
Kalau sekarang, payung kertas banyak berfungsi sebagai hiasan, properti seni, dan bagian dari upacara budaya.


11. Payung Jerami atau Alang-Alang
Payung jerami atau alang-alang punya ciri khas yaitu atap lebar dari jerami kering dan rangka kayu atau bambu buat pegangannya.
Model ini sudah dipakai sejak lama di wilayah tropis sebagai pelindung alami dan secara historis juga dipakai di pesisir dan pedesaan.
Fungsinya sama seperti payung lain, untuk melindungi dari panas matahari, memberi keteduhan dengan nuansa tradisional.


12. Payung Pantai
Payung pantai memiliki kanopi lebar dari kain atau bahan sintetis tahan air dan rangka ringan dari logam atau fiberglass.
Jenis payung ini sendiri mulai populer abad ke-20 seiring berkembangnya wisata pantai. Fungsinya melindungi dari sinar UV, angin, dan panas, serta memberi kenyamanan saat beraktivitas di tepi laut.


13. Payung Custom


Payung custom adalah payung yang desainnya dapat di-custom sesuai dengan keinginan pengguna. Biasanya, pengguna dapat mencetak logo, desain grafis, atau tulisan pada kain payung.
Hal tersebut membuat payung custom menjadi pilihan yang populer untuk digunakan sebagai merchandise, souvenir event, atau media promosi oleh perusahaan.
Gimana Jenis Payungnya, Pada Unik kan ?
Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu payung, asal-usul, dan jenis-jenisnya. Sebagai kesimpulan, payung bukan hanya sekadar alat untuk melindungi diri dari hujan panas, tetapi juga telah berkembang menjadi alat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Dengan berbagai desain yang inovatif, payung tetap menjadi perlengkapan penting yang mempermudah kehidupan sehari-hari. Baca juga: Cara Membuat Event Agar Sukses
Ingin memiliki payung custom yang unik? Kunjungi helloswag.id dan desain payung sesuai dengan kebutuhan atau preferensimu!







